Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Template

Powered by Blogger

SELAMAT DATANG DI KUBU JINGGA,BLOG YANG BERISI APA SAJA.

Kamis, 06 Mei 2010

Seorang Gadis Tewas Akibat Rabies

AMLAPURA—
Kembali, rabies yang disebabkan oleh anjing gila memakan korban. Kali ini, korban tewas gigitan anjing gila menimpa seorang gadis, Ni Ketut Merta (22), asal Lingkungan Peladung Celagi, Kelurahan Padang Kertha. Korban tewas beberapa jam setelah menjalani perawatan di RS. Sanglah, Rabu (5/5).

Menurut kerabat korban, Sariasih, mengaku, korban digigit anjing peliharaannya sekitar tiga bulan lalu. Saat itu, korban memisahkan anak ayam yang mau digigit anjing. Namun apes, justru dirinya yang menjadi sasaran kebuasan anjing tersebut. Anjing menggigit dua dibagian lengan serta bagian jempol.

Setelah mendapatkan gigitan anjing, diakui korban sama sekali tidak pernah mendapatkan vaksin antirabies (VAR). korban hanya diberikan suntikan biasa oleh dokter. Sekitar tiga hari lalu, korban mulai menunjukkan gejala aneh. Rasa sakit baru timbul dibekas gigitan si guguk nakal.
Keluarga korban saat itu belum juga ngeh dengan gejala tersebut. Saat dibawa ke RS. Karangasem, oleh dokter dinyatakan positif rabies. Karena kondisi terlalu parah, korban dirujuk ke RS. Sanglah. Namun, beberapa jam setelah dirawat korban tewas. dek

Senin, 03 Mei 2010

Mesabat-Sabatan Biu--Tes Menyaring Calon Pemimpin



TENGANAN seakan tidak pernah habis menyuguhkan budaya unik. Seperti tradisi Masabat-Sabatan Biu (perang pisang) yang ada di desa Tenganan Dauh Tukad. Tradisi ini dilangsungkan setiap bulan ketiga menurut penanggalan Tenganan untuk mencari calon pemimpin.

Upacara yang merupakan rangkaian dari Usaba Sambah ini memiliki makna psikotest bagi calon pemimpin, sehingga nantinya bisa menjadi pemimpin yang tangguh.

Dua orang anak muda akan tampilsebagai calon pemimpin yang disebut saya (calon pemimpin) dan penampih (wakil calon pemimpin). Sebelum dimulai perang biu, kasinoman (anggota teruna) berkeliling desa mencari buah seperti pisang dan kelapa yang akan dijadikan sarana diladang warga. Lalu, kasinoman ini istirahat di depan Pura Dalem Majapahit. Tidak lama berselang, setelah pemangku usai sembahyang di Bale Agung, barulah dibunyikan kulkul, sebagai tanda saya dan penampih mulai berjalan menuju Bale Agung. Saat berjalan itulah, kedua calon pemimpin ini disoraki oleh kasinoman. Selanjutnya, kasinoman menjadikan keduanya sasaran tembak dalam perang biu tersebut.

Dalam perang biu ini juga ada aturannya. Dimana, kasinoman saat melempar saya dan penampih harus sambil memilikul kelapa sekitar 20 butir. Sedangkan saya dan penampih membawa tegen-tegenan sok besar. Kelapa yang dibawa juga tidak boleh jatuh. Kalau ampai terjatuh, yang membawa dikenakan denda sebesar harga kelapa yang jatuh. ‘’Setiap anggota yang akan naik Teruna pasti mejalani prosesi ini, ini sebagai bentuk ujian mental,’’terang Kelian Teruna, Komang Budiana.

Dalam perang biu, bagian yang tidak boleh diserang adalah organ tubuh bagian kepala. Usai dilakukan perang biu anak-anak diberikan makan bergibung disebuah bale panjang. Gibungan yang dibuatkan berupa urap-urapan dari pisang yang dicampur kelapa parut. Tujuannya, agar anak-anak juga ikut menikmati.

Selain prosesi mencari calon pemimpin, tradisi ini juga serangkaian dengan Usaba Sambah (mageret pandan) yang akan dilakukan dua bulan mendatang. Dalam upacara ini, dibuatkan jajan sebagai gantungan. Jajan yang dijadikan gantungan ini dibuat dalam berbagai bentuk kehidupan dibumi seperti lambang bulan, tumbuhan, binatang dan kehidupan lainnya. dek.

Dua Mobil Tanpa Dokumen Diamankan


AMLAPURA—
Dua buah mobil tanpa dilengkapi dokumen diamankan jajaran Kepolisian Sektor Pengamanan Laut Padangbai. Dua mobil mewah yang berhasil diamankan yakni sebuah Kijang Inova warna hitam dengan nomor polisi (nopol) B 1508 WFD dan mobil Terrios warna kuning bernopol A 111 UN. Kedua mobil rencananya akan disebrangkan ke Mataram dan Sumbawa.

Waka Polsek Pengamanan Laut Padangbai Iptu Kasmadji, seijin Kapolres AKBP Heny Harsono, Minggu (2/5) membenarkan penahanan terhadap dua unit mobil yang tidak dilengkapi dokumen resmi. Mobil yang datangnya dari Jakarta tersebut hanya dilengkapi surat jalan keterangan kecelakaan. ‘’Keduanya tanpa dokumen lengkap. Sehingga terpaksa kami amankan,’’tegasnya.

Meskipun mobil yang dibawanya ditahan, namun sopir yang membawa mobil mewah tersebut dilepaskan. Polisi meminta keduanya agar menunjukkan dokumen asli. Pihaknya akan melepaskan kedua mobil tersebut jika sopirnya mampu menunjukkan dokumen yang diminta.

Sardamin, sopir yang membawa Kijang Inova tersebut mengaku, STNK mobil yang dibawanya belum keluar. ‘’Karena ini mobil baru, STNK-nya belum keluar. Sehingga untuk bisa membawanya, kami meminta surat jalan,’’akunya saat diperiksa di penyidik Polsek Pengamanan Laut Padangbai. Lanjut Sardimin, surat jalan dikeluarkan oleh Kepolisian Metropolitan Jatinegara. Saat ditanya dimana tempatnya membeli, dia mengaku tidak tahu.’’Saya hanya mengambil saja, dan akan membawanya ke Dompu,’’terangnya. dek